Halitu karena mereka yang telah mengaktualisasikan diri memiliki sikap pemaaf, keramahan, rasa toleransi yang tinggi, dan tidak pernah merasa terancam oleh kehadiran orang lain. 5. Spontanitas (Spontaneity) Individu pengaktualisasi diri suka hidup lebih mengalir dan sederhana, dan tidak dengan cara yang kaku.
Inferioritycomplex lebih dari sekadar rasa kecewa dan sedih saat menghadapi kegagalan . Orang-orang yang memiliki kecenderungan ini selalu merasa bahwa pencapaian, kemampuan, daya tarik, atau kebahagiaan yang didapatkannya tidak berarti bila dibandingkan dengan orang lain. Karena citra diri yang negatif, mereka sering pesimis dan takut tidak
Ketikaselalu merasa tidak bisa dan tak jarang menyalahkan Tuhan mengapa hal ini terjadi pada diri kita, mengapa tidak pada orang lain saja yang lebih bisa menghadapinya. Ketika kamu berada pada situasi seperti ini, jangan tanyakan kepada Tuhan mengapa kamu adalah orang yang diberi tantangan yang menurutmu berat.
266BAGIKAN RASULULLAH SAW sebagai manusia yang paling sempurna keimanannya sama sekali tidak pernah merasa diri paling benar atau merasa paling suci. Bahkan karena keimanannya yang sempurna itulah beliau tidak pernah berhenti untuk beribadah kepada Allah SWT.
Namuningatlah, jangan pernah menganggap diri ini lebih baik dari orang lain. Jangan pernah merasa saat kamu lebih tahu sesuatu, tandanya kamu lebih pintar atau berharga. Karena kesombongan itu justru nantinya akan mengembalikanmu pada titik yang terendah.
o7YUE.
jangan pernah merasa diri lebih baik dari orang lain