Berbedadengan benih bunga kol di dataran tinggi, seperti Tanah Karo. Mencirim, Kec. Binjai Timur, kemudian di Kec. Binjai Selatan, juga terbatas dan oleh petani kini ditanam jagung Pertiwi 3. Di wilayah Kec. Dari lahan tanama seluas satu rante (400 meter persegi) sjaa, Misman mengaku bisa memanen 50 kg. Di mana dalam setiap kilogramnya
TRIBUNTIMUR.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar panen jagung nusantara dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional sekaligus memastikan dan mengoptimalkan produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan bahan pakan ternak dalam negeri secara mandiri. Panen jagung nasional berlangsung hingga akhir tahun 2021, dimana
Modalpetani yang berupa barang diluar tanah adalah ternak beserta kandangnya, cangkul, bajak atau alat-alat pertanian lainnya, pupuk, bibit, hasil Ria Aswita Pohan : Analisis Usahatani Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Wortel Di Desa Gajah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, 2008.
BukuLaporan Bulanan Data Sosial Ekonomi ini diterbitkan setiap awal bulan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data dan informasi yang dimuat tetap mengikuti perkembangan data terbaru yang dihimpun dan dirilis BPS, yang merupakan hasil pendataan langsung dan hasil kompilasi produk administrasi pemerintah yang dilakukan secara teratur (bulanan
TANAHKARO– Guna mendukung program pemerintah pusat bidang ketahanan pangan, Polres Tanah Karo menggandeng petani, pengusaha termasuk Babinsa dan Babikamtibnas bersinergi mengelola pemanfaatan lahan kosong untuk mewujudkan masyarakat produktivitas melalui penanaman Jagung di Desa Kuta bangun Kecamatan Tiga Binanga..
5fZrk. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID CqNyKvH6V0ybYzxgZdSbbjLGVPdgjv_X0F_oTlQKVd9o-Txhe4cuHw==
Jakarta, – Budidaya jagung di Tanah Karo, Sumatera Utara Sumut saat ini mulai menggeliat. Tingginya permintaan benih jagung berkualitas, merupakan salah satu tanda akan bangkitnya minat menanam jagung di Sumut. Jagung di Sumut ditanam secara sederhana secara turun temurun. Budidaya jagung di Tanah Karo terkendala pada wilayah yang sebagian besar terletak di dataran tinggi, sehingga tidak semua varietas dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik. “Kendala utama yang dirasakan petani adalah harga benih jagung yang mahal tapi kualitasnya tidak sesuai. Selain itu, budidaya jagung di dataran tinggi rentan terhadap serangan penyakit hawar dan busuk tongkol yang berpotensi menyebabkan tanaman gagal panen,” kata Sarjana Purba, Kabid Produksi Tanaman Pangan Kabupaten Karo. Serangan kedua penyakit tersebut menyebabkan pertanaman gagal panen karena merusak daun dan tongkol sehingga tanaman tidak bisa berproduksi. Karena itu, Dinas Pertanian Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Karo merintis kerjasama dengan Balitsereal, Balitbangtan untuk membantu menyediakan benih jagung berkualitas dan sesuai dengan kondisi agroekosistem di Kabupaten Karo. Menurut Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Munarta Ginting pelatihan teknologi produksi benih jagung hibrida di Balitsereal yang berlangsung pada tanggal 28-31 Oktober 2018 bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas dinas dan kelompok tani Kabupaten Karo dalam menangkarkan benih jagung. “Pelatihan berlangsung selama empat hari dan diikuti oleh 15 orang peserta/pengajar akan lebih banyak pada pembelajaran teknik perbenihan jagung hibrida serta pengelolaan penyakit di dataran tinggi” kata Ginting. Penanganan pasca panen benih, salah satunya dengan mengolah tongkol menjadi benih sehingga menjadi produk yang bernilai tinggi dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Karo. Kepala Balitsereal Muhammad Azrai saat memberikan sambutan mengemukakan bahwa riset jagung di wilayah dataran tinggi merupakan salah satu prioritas dalam pemuliaan jagung di Balitsereal. Karo merupakan salah satu lokasi uji multi lokasi sebelum varietas dirilis. Salah satu varietas yang berhasil dalam ujicoba di Karo adalah Nasa 29 yang mempunyai ketahanan terhadap penyakit hawar daun dan busuk tongkol pada ketinggian sampai m dpl. Nasa 29 juga menampakkan sifat prolific bertongkol dua apabila ditanam pada wilayah dataran tinggi. Karenanya, Nasa 29 merupakan pilihan tepat dan dapat dikerjasamakan produksi benihnya dengan Pemda Kab Karo. Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama untuk mendukung program perbanyakan benih jagung hibrida di Kabupaten Karo bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Karo dan pelaksana UPTD Perbenihan Jagung Kabupaten Karo. Pada tahap awal, perbanyakan benih akan dialokasikan untuk mendukung program mandiri benih di Kabupaten Karo sebagai upaya menyediakan benih berkualitas dan tersedia di lokasi petani. Immanuel, ketua Kelompok Tani menyatakan kegembiraannya dengan adanya pelatihan tersebut. Ia berharap kerjasama ini dapat mengatasi permasalahan kelangkaan benih di Karo. Di akhir acara, Balitsereal menyerahkan benih jagung hibrida Nasa 29 secara simbolis kepada Sekretaris Dinas Pertanian Kab Karo. Pemda Kab Karo berharap kerjasama antara Balitbangtan dengan Pemda Kab Karo dapat terus berlanjut guna menjadikan Karo sebagai lumbung jagung di Sumut. Balitbangtan Balitsereal Jagung Hibrida Jagung Nasa 29
harga jagung di tanah karo